Pagi ini sepulang dari belanja ke pasar. dijalan berpapasan dengan teman lamaku. bkn aku sombong kl tak ditegurnya aku tak akan mengenalnya. kulihat begitu kurus & kusam.
Seperti biasa menanyakan kbr masing2. taklama dia menangis. mulailah bercerita ttg kehidupannya. dari mulai suaminya sdh meninggal sampai anak2nya yg tak berpengertian sama sekali. sesekali ada makian disana, aku hy bs mengelus punggungnya smbl beristighfar.
Terakhir kutanyakan usahanya, dia menjawab berdagang, aku tanya dimana dia tinggal kontrak apa rmh sendiri, dia jwb rmh sendiri. aku langsung berhamdallah. Dia terdiam, aku ajak duduk sebentar. aku katakan padanya, seharusnya bersyukur lihat dibelakang kita kebetulan pasar dekat rel kereta. mereka mengontrak ditempat berbahaya. anak2 mrk byk yg menjadi pencuri, narkoba. Aku tunjukan ke seorang perempuan tua renta sdh menjemur nasi basi pemberian org2 sekitarnya, "itu Mak Siti. tgl sendiri, suaminya meninggal. anak tak punya" . Temanku terdiam, langsung berpamitan. Mdh2an saja potret sekitarnya menyadarkanya. itu juga pelajaran utkku agar senantiasa bersyukur. Alhamdulilllah

Memang banyak pelajaran mahal yang bisa dipetik dari perjalanan orang-orang disekitar kita. Tulisan yang mencerahkan, terima kasih Mbak sudah berbagi :)
BalasHapusBy: yuniarinukticom
trima ksh mbak yuni sdh mau mampir :)
BalasHapus